Friday, June 24, 2016

Menjadi Warga Instagram yang Baik


Menjadi Warga Instagram yang Baik

Media sosial atau social media merupakan sebuah wadah atau sarana bagi orang-orang modern untuk mengaktualisasikan dirinya, dan sebagian lainnya untuk mencari informasi. Untuk saat ini, memiliki sebuah akun pada salah satu media sosial artinya Anda memiliki keinginan tersendiri untuk ikut bersosialisasi dalam media sosial tersebut dan juga ingin mengaktualisasikan diri Anda. Sebenarnya jika memenuhi kebutuhan aktualisasi diri Anda adalah hal yang sangat bagus, artinya Anda benar-benar mengilhami menjadi makhluk sosial seperti yang lainnya. Namun hal tersebut menjadi buruk jika Anda menggunakan media sosial untuk hal-hal yang kurang pantas, berlebihan atau bahkan untuk kejahatan. Tentunya Anda tidak ingin menjadi salah satu dari orang-orang tersebut bukan? Nah, maka dari itu, simak beberapa tips untuk menjadi pemilik akun media sosial yang oke, khususnya pada media sosial Instagram.
1.       Post Secukupnya
Anda boleh jadi adalah orang yang narsis atau gemar melakukan selfie, atau mengambi foto diri sendiri. Namun kesemua foto tersebut tidak harus serta merta Anda post atau share ke akun media sosial Anda. Instagram memang merupakan media sosial yang berbentuk pesan dalam foto dan video, namun bukan berarti semua foto di gallery Anda harus Anda share. Ingat, ini akun Instagram Anda, bukan gallery. Post saja secukupnya dalam sehari, misalnya satu atau dua post. Hindari juga post berturut-turut yang bisa memenuhi timeline followers Anda berturut-turut juga jika memang tidak diperlukan. Jika sangat perlu agar dapat diakses di profile akun Anda, post saja pada malam hari saat followers Anda cenderung sedang tidur.
2.       Love It!
Fitur love atau like pada Instagram memang dirancang untuk memberi support atau semacam sikap setuju pada suatu post tertentu. Jadi, jika memang Anda menyukai suatu post, tap saja dua kali pada foto tersebut. Tidak perlu berlebihan akan merasa dianggap phycho jika memberi 'love' pada post orang yang Anda follow. Anda hanya tap dua kali kok, bukan memujanya berlebihan atau apa pun itu. Dengan memberi love pada post seseorang, ia akan merasa dihargai dan disukai. Anda tentu akan merasa senang jika merasa demikian, bukan?
3.       Komentari Seperlunya
Jika Anda adalah tipe pengguna Instagram yang senang menggunakan fitur comment atau mengomentari post orang, hati-hati. Jangan menjadi terlalu berlebihan dalam berkomentar, misalnya bertanya hal-hal yang tidak perlu pada setiap foto atau video yang di-share oleh seseorang. Mungkin orang tersebut akan merasa agak jengkel karena semua fotonya Anda komentari, apalagi jika pertanyaannya tidak penting. Buruknya lagi, jangan mengomentari post siapa pun dengan kasar atau dengan bahasa kotor. Bagaimana pun, Instagram adalah sebuah media sosial yang dapat dilihat dan diakses oleh siapa pun. Anda masih ingat kan kasus pengguna Path yang menjelek-jelekkan Yogyakarta?
4.       Variasikan Post Anda
Foto atau video yang bisa Anda share di Instagram ada banyak jenisnya, apakah itu tentang Anda sendiri, teman-teman Anda, pasangan, atau tentang isu-isu sosial yang sedang happening. Nah, ada baiknya jika Anda bervariasi sebanyak mungkin dengan post di Instagram Anda. Boleh saja foto selfie Anda mendominasi, karena bagaimana pun itu adalah akun Anda, namun Anda juga bisa menyisipkan post tentang keprihatinan Anda terhadap bencana alam yang sedang menimpa suatu kota, kampanye tentang suatu isu sosial yang sedang panas, atau bahkan yang berisi jokes. Anda juga bisa mengisi akun Instagram Anda dengan post ucapan hari-hari besar nasional seperti Idul Fitri, Natal atau Tahun Baru misalnya. Dengan begitu, Anda akan menjadi lebih informatif, bermakna serta humoris di mata followers Anda.

No comments:

Post a Comment